Breaking News

Bupati Maluku Tenggara Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran: Jangan Dicampur Kepentingan Politik

 

KEIBES, MALRA-NEWS Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh program perlindungan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, terutama kelompok rentan yang terdampak tekanan sosial dan ekonomi.

‎Penegasan tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kei Besar, Minggu (24/5/2026).

‎Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa kehadiran negara tidak boleh berhenti pada kebijakan di atas kertas, tetapi harus benar-benar dirasakan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Karena itu, proses penyaluran bantuan sosial harus dijalankan secara tepat sasaran, transparan, dan diawasi secara serius agar tidak menimbulkan kesalahan penerima.

‎Menurutnya, perlindungan sosial merupakan instrumen penting untuk menjaga daya tahan masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kondisi sosial yang masih dihadapi sebagian warga.

‎“Bantuan harus sampai kepada mereka yang memang membutuhkan. Jangan sampai hak masyarakat yang berhak justru tidak diterima karena lemahnya pendataan atau pengawasan,” tegasnya.

Bupati juga meminta seluruh pihak terkait, mulai dari aparatur desa hingga petugas lapangan, agar tidak hanya bekerja berdasarkan data administrasi, tetapi turun langsung melihat kondisi nyata masyarakat di lapangan. Pendataan yang akurat dinilai menjadi kunci agar setiap intervensi pemerintah berjalan efektif dan adil.

‎Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara turut memberikan penekanan keras agar program sosial tidak dijadikan alat kepentingan politik.

‎Bantuan sosial, menurut Bupati, harus diberikan berdasarkan kebutuhan dan kriteria yang ditetapkan, bukan karena kedekatan pribadi, pengaruh, maupun pertimbangan di luar aturan.

Pemerintah juga mengingatkan agar tidak terjadi praktik pemberian bantuan kepada pihak yang secara ekonomi telah mampu atau tidak memenuhi persyaratan sebagai penerima. Pengawasan akan terus diperkuat melalui laporan masyarakat serta verifikasi langsung di lapangan guna memastikan setiap bantuan tepat manfaat.

‎Kepada masyarakat penerima, pemerintah berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan mendorong peningkatan kesejahteraan.

‎Di akhir penyampaiannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat yang selama ini berkontribusi dalam pelayanan sosial.

‎Pemerintah berharap semangat gotong royong dan kolaborasi tetap dijaga agar penanganan persoalan sosial maupun berbagai kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Maluku Tenggara.

© Copyright 2022 - malra-news.id