728x90 AdSpace

Latest News
Tuesday, August 26, 2025

Diduga Bantua PKH Dan BPNT Di Malra Dibawa Tikus Berdasi

 

LANGGUR, MALRA-NEWS-ID -27 Agustus 2025, - akibat Tidak ada Fungsi pengawasan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), dimana telah diduga ada keterlibatan oknum-oknum pendamping PKH Dan BPNT, yang sedang Evoria dengan hak penerima manfaat tersebut.

Diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun Media ini, ada oknum pendamping PKH Dan BPNT diduga sengaja untuk merampok bantuan yang seharusnya menjadi milik masyarakat.

"Pak "Beta (saya) punya kartu ATM di pegang oleh pendamping sudah sangat lama. "Ia mengakui kartu ATM bantuan tersebut di pegang oleh pendamping sudah hampir Dua tahun. Entah apa maksud pendamping tersebut.

Dikatakan sumber, bukan hanya Beta (Saya) pak. Ada juga teman-teman lain. Kartu ATM di pegang oleh pendamping," ucap sumber dengan Kesal bercampuran sedih.

Tak hanya itu, berdasarkan hasil investigasi Awak Media ini, terdapat pada salah satu Desa di kecamatan Kei Besar. Para penerima BPNT mereka hanya menerima Kartu ATM.

Ditanya dimana buku dari kartu ATM tersebut, Meraka menjawab, pendamping hanya memberikan kartu ATM. Ada maksud apa pendamping tidak memberikan kami Buku dari kartu ATM bantuan tersebut.

Hal ini tentu menuai hasil bahwa ada dugaan Korupsi kolusi Nepotisme (KKN) yang di lakukan pendamping tersebut.

Dugaan makin menguat, saat pengakuan dari salah seorang Penerima manfaat. Ia mengatakan, "pak, setau kami bantuan sembako ini dari nilai uangnya perbulan Rp: 200. Di kalikan 3 bulan berarti Rp. 600. 

Tetapi ketika kami ingin mengambil uang tersebut hanya sisa kadang 400an sampai Rp: 500. Jadi tidak menentu nominalnya. Kami juga bingung. Kok bisa begitu ya," tanya sumber.

Tidak sebatas itu, lebih menariknya lagi, diketahui ada dua jenis Bantua yakni PKH dan BPNT, jadi ada dua jenis Bantuan ini yang pastinya dua kartu ATM.

Kenyataan, ada satu nama mendapatkan dua bantuan tersebut, namun hanya menerima satu kartu ATM. Apakah ia. Dua bantuan aliran dana ke satu ATM," herannya.

Diduga ada oknum pendamping sengaja memegang Kartu ATM bantuan tersebut.

Untuk itu, diharapkan kepada Bupati Maluku Tenggara,lewat Kepala Dinas Sosial untuk Segera membuat penyelidikan dan merekomendasikan kepada Aparat penegak Hukum (APH) agar usut tuntas.

Serta juga menyurati kementerian Sosial RI untuk memberikan pemecatan terhadap Tikus Berdasi yang melalap bantuan pemerintah kepada masyarakat ini.

Dilain waktu, Koordinator PKb Malra menjelaskan, terkait dengan KPM yang tidak mendapatkan buku, kami tidak tau. Yang lebih jelas tanyakan langsung ke Bank penyalur.

"Khususnya PKH kami sangat wanti-wanti karena kami juga punya kode etik. Jadi pendamping tidak boleh memegang Kartu ATM dan juga buku tersebut," ucap koordinator PKH.

Untuk menindaklanjuti, silahkan KPM ke dinas Sosial untuk kita buktikan lewat aplikasi. Apakah Anda transaksi atau tidak.

"Kita akan cek, siap yang melakukan transaksi, hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya indikasi yang merugikan," terang Ketty kepada Awak Media ini saat di wawancarai.

Ia juga mengajak kepada KPM agar bisa langsung ke Bank Mandiri untuk meminta print Aut rekening Koran. Disertai dengan KTP dan ATM.

Lebih lanjut, Senada dengan hal itu koordinator BPNT Sembako menjelaskan, untuk KPM yang tidak memiliki Buku tabungan dari ATM tersebut, silahkan ke Pihak Bank penyalur untuk di tanyakan langsung.

"Pendamping tidak memiliki kewenangan untuk memegang Kartu ATM atau buku tersebut.," ucapannya.

Retaubun menambahkan, untuk KPM yang merasa tidak ada pendamping yang memegang kartu ATM atau buku. Silahkan ke kantor Dinas sosial. Kami akan panggil pendamping tersebut untuk bertanggungjawab atas apa yang di lakukan.

Terkait ada satu nama mendapatkan dua bantuan, tetap mereka mendapatkan satu Kartu ATM. Karena dari satu sumber.

"Apabila benar terbukti, maka kami akan berkoordinasi dengan kepala Dinas untuk menyikapi hal tersebut, entah di keluarkan SP atau apa. Dan kalau sudah tidak bisa lagi maka pendamping yang bersangkutan bisa saja di pecat," tegasnya.

Untuk itu dirinya menghibau kepada seluruh KPM sembako, apabila terjadi hal-hal yang menyenangkan silahkan melaporkan ke Dinas sosial. Agar bisa di selesaikan persoalan tersebut," harap Romi Akrab disapa.

  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: Diduga Bantua PKH Dan BPNT Di Malra Dibawa Tikus Berdasi Rating: 5 Reviewed By: malra-news.id