![]() |
Peristiwa tersebut melibatkan dua kelompok pemuda yang berasal dari kawasan permukiman Fiditan Kampung Lama dan Fiditan Baru. Insiden sempat menimbulkan keresahan warga, namun berkat kesigapan aparat serta dukungan masyarakat setempat, situasi dapat dikendalikan dalam waktu singkat.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K., menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 02.20 WIT. Warga mendengar teriakan minta tolong disertai suara pecahan kaca dari satu unit rumah warga di Kompleks Fiditan Kampung Lama. Berdasarkan keterangan saksi, insiden tersebut juga disertai munculnya api, namun berhasil dipadamkan secara bersama-sama oleh warga dan aparat yang berada di lokasi.
Selang beberapa menit kemudian, tepat sekitar pukul 02.27 WIT, terjadi ketegangan antar dua kelompok pemuda di area perbatasan kedua wilayah. Personel Polsek Dullah Utara yang dibantu Brimob segera melakukan langkah persuasif, memisahkan kelompok massa, serta menenangkan situasi guna mencegah eskalasi konflik.
Upaya pengamanan terus dilakukan setelah kembali muncul kerumunan warga di sekitar Puskesmas Fiditan. Dalam peristiwa tersebut, tercatat satu orang warga mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Selain itu, pangkalan ojek di depan Puskesmas Fiditan dilaporkan terbakar akibat imbas kericuhan.
Untuk memastikan situasi benar-benar terkendali, pada pukul 03.35 WIT, personel Polres Tual yang didukung kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) serta personel gabungan diterjunkan guna melakukan pengamanan lanjutan. Aparat juga mengimbau masyarakat agar kembali ke rumah masing-masing demi menjaga stabilitas keamanan.
![]() |
Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Aparat bersama pemerintah daerah serta tokoh adat dan tokoh masyarakat terus mendorong penyelesaian persoalan ini melalui musyawarah yang bermartabat, demi menjaga persatuan dan kedamaian di Kota Tual.
Sumber: Humas Polda Maluku.
Editor: APRI UWALYANAN



0 comments:
Post a Comment