![]() |
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.30 WIT hingga 13.00 WIT tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Polres Maluku Tenggara (Malra) dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Maluku Tenggara.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Malra menemui Ketua Majelis Jemaat GPM Anugerah Langgur, Pdt. Ny. R. Lekatompessy/P.S.Si, didampingi satu orang pendeta jemaat, serta Pastor Paroki Langgur RD. Balduinus Inuhan, S.Fil., S.Pd., M.Pd, bersama para pastor di Paroki Langgur.
Pada kesempatan itu, Kapolres Malra menerima berbagai masukan dan harapan dari para tokoh agama terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya dalam menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kota Langgur dan sekitarnya.
AKBP Rian Suhendi menegaskan komitmen Polres Malra untuk memberikan dukungan penuh dalam pengamanan setiap kegiatan ibadah, terutama pada momentum keagamaan besar seperti Natal dan pergantian tahun.
Ia berpangkat AKBP itu mengajak para tokoh agama untuk terus berperan aktif membantu kepolisian dengan mengimbau umat agar mematuhi aturan serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Selain itu, Kapolres Malra menyoroti pentingnya pendekatan pembinaan kepada anak-anak dan generasi muda, mengingat sejumlah peristiwa tawuran yang terjadi di wilayah Kota Langgur dan sekitarnya kerap berawal dari kelompok anak-anak. Menurutnya, peran gereja dan lembaga keagamaan sangat strategis dalam menanamkan nilai moral, disiplin, dan toleransi sejak dini.
“Sinergi dan silaturahmi yang baik antara Polres Malra dan para tokoh agama harus terus dibangun, agar kita dapat bersama-sama menjaga Maluku Tenggara tetap aman, damai, dan kondusif,” tegas Kapolres.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Malra, yakni Kasat Samapta AKP Patrick Reyaan, Kasat Binmas IPTU Carel B. Palapessy, serta Kasi Humas IPDA Wandi Puasa.
Melalui kegiatan ini, Polres Maluku Tenggara kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi lintas tokoh, serta memperkuat kebersamaan demi terwujudnya perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan penuh kedamaian.


0 comments:
Post a Comment