![]() |
Penutupan retret ini menandai berakhirnya rangkaian pembinaan intensif ASN yang dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus konsolidasi birokrasi daerah agar semakin disiplin, berintegritas, dan berorientasi penuh pada pelayanan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Thaher Hanubun menegaskan bahwa retret ASN bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan langkah strategis untuk menata ulang pola pikir dan cara kerja aparatur pemerintah.
Menurut Bupati, tantangan birokrasi ke depan menuntut ASN yang profesional, berkarakter kuat, serta mampu bekerja cepat dan tepat melayani kepentingan rakyat.
“Retret ini bukan sekadar kegiatan biasa, tetapi sarana memperkuat komitmen ASN sebagai pelayan publik. ASN harus hadir dengan disiplin, integritas, dan semangat pengabdian yang tinggi,” tegas Thaher Hanubun.
Kegiatan ini diikuti oleh 190 ASN eselon II dan III, dan dilaksanakan melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dengan Kodim 1503/Maluku Tenggara serta Batalyon Infanteri 735/Nawasena.
Para peserta dibagi ke dalam lima pleton dan menjalani pembinaan semi-militer yang menitikberatkan pada kedisiplinan, kekompakan, serta kepemimpinan kolektif.
Selama retret, peserta dibekali berbagai materi strategis, mulai dari pembinaan mental dan ideologi, wawasan kebangsaan, reformasi birokrasi, pencegahan korupsi, hingga pengelolaan keuangan daerah.
Materi khusus di bidang kelautan turut diberikan sebagai penguatan kapasitas ASN dalam memahami karakter Maluku Tenggara sebagai wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang kompleks.
Bupati menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat integritas aparatur, meningkatkan etos kerja, serta mendorong lahirnya pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berkualitas.
Hanubun juga mengingatkan ASN agar meninggalkan ego sektoral dan membangun kerja kolaboratif lintas perangkat daerah.
“Wilayah kepulauan menuntut cara kerja yang inovatif. ASN harus mampu memanfaatkan teknologi, bekerja bersama, dan menjawab kebutuhan masyarakat dengan solusi nyata,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati kembali menegaskan bahwa masyarakat adalah tujuan utama pengabdian ASN. Setiap kebijakan, program, dan pelayanan harus berpihak pada kepentingan rakyat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maluku Tenggara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forkopimda, para pemateri, Kodim 1503/Maluku Tenggara, Batalyon Infanteri 735/Nawasena, serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Retret ASN 2025.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap lahir ASN yang semakin solid, berkarakter kuat, dan siap menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Maluku Tenggara.


0 comments:
Post a Comment