![]() |
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi, S.Pt., S.I.K, dalam press release bersama media.
Ia menjelaskan bahwa hasil identifikasi yang dilakukan Polsek Kei Besar Selatan Barat bersama tenaga kesehatan memastikan jenazah tersebut adalah Nuraini Nurdin (43), warga Ohoitel, Kecamatan Dullah Utara, Kota Tual.
Kapolres mengungkapkan, jenazah ditemukan pada Minggu pagi dan proses identifikasi dilakukan pada siang hari di lokasi penemuan. Identifikasi diperkuat oleh keterangan keluarga serta kecocokan barang-barang yang dikenakan korban.
Berdasarkan keterangan suami korban, Aki Tamher, almarhumah terakhir kali terlihat berada di rumah bersama suami dan ketiga anaknya di Ohoi Ohoitel sekitar pukul 02.00 WIT, Kamis (1/1/2026). Namun saat saksi terbangun, almarhumah sudah tidak berada di rumah.
“Suami korban sempat melakukan pencarian di sekitar rumah, tetangga, hingga area pantai, lalu melanjutkan pencarian bersama keluarga di Kota Tual, namun korban tidak ditemukan,” jelas Kapolres.
Keluarga juga menyampaikan bahwa sebelum kejadian, almarhumah diketahui sempat mengalami gangguan depresi.
Identitas korban semakin diyakini setelah pihak keluarga melihat langsung pakaian, cincin, serta tasbih yang ditemukan bersama jenazah di lokasi kejadian.
Barang-barang tersebut sesuai dengan yang dikenakan almarhumah saat meninggalkan rumah pada 1 Januari 2026.
Atas permintaan keluarga dan mempertimbangkan kondisi jenazah yang telah mengalami pembengkakan, almarhumah kemudian dimakamkan secara Islam di Ohoi Nerong, Kecamatan Kei Besar Selatan Barat.
Orang tua korban, Ibu Fatimah Lata (60), paman korban Amir Lata (56), serta suami korban menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah melakukan identifikasi dan menginformasikan kepada keluarga sebelum pemakaman dilaksanakan.
“Keluarga telah mengikhlaskan kepergian almarhumah Nuraini Nurdin,” tutup Kapolres.


0 comments:
Post a Comment