![]() |
| foto Diskominfo Dobo |
Kegiatan serah terima lahan berlangsung di Aula Lantai 2 Poliklinik RSUD Cendrawasih Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (13/3/2026). Acara ini menjadi langkah penting dalam mendukung pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Batch 3 yang digagas oleh Kementerian Kesehatan RI.
Prosesi serah terima ditandai dengan penandatanganan dokumen resmi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dan perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penandatanganan tersebut menjadi tonggak dimulainya proses pembangunan dan renovasi fasilitas RSUD Cendrawasih Dobo.
Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, hadir langsung dan memimpin jalannya acara serah terima lahan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa proyek pembangunan ini merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
Menurut Bupati, Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang kesehatan Batch 3 merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk mempercepat transformasi layanan kesehatan melalui peningkatan kualitas infrastruktur rumah sakit daerah.
“PHTC merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat transformasi layanan kesehatan, khususnya melalui peningkatan kualitas infrastruktur RSUD Cendrawasih Dobo agar mampu memberikan layanan rujukan yang berkualitas, aman, dan merata bagi masyarakat,” ujar Timotius Kaidel.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mendukung penuh pelaksanaan program tersebut demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
“Serah terima lahan hari ini menandai dimulainya pekerjaan pembangunan dan renovasi tersebut. Saya selaku pihak pertama menyerahkan lahan ini kepada pihak kontraktor sebagai wujud komitmen kami dalam mendukung program dimaksud,” tambahnya.
Dengan dimulainya proses pembangunan dan renovasi RSUD Cendrawasih Dobo, diharapkan fasilitas kesehatan di Kabupaten Kepulauan Aru dapat semakin meningkat, sehingga mampu memberikan pelayanan medis yang lebih optimal bagi masyarakat setempat.


0 comments:
Post a Comment