![]() |
Hal tersebut tercermin dalam pertemuan silaturahmi antara Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama kelompok Pemuda Alfarizi yang berlangsung di kediaman Ibu Fitria Tamher, salah satu tokoh Alfarizi, di Kota Tual, Kecamatan Pulau Dullah Selatan, Senin (09/03/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi dan menyelaraskan peran strategis pemuda sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, stabilitas keamanan, serta mendorong pembangunan daerah yang inklusif di Maluku.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku memberikan apresiasi atas inisiatif Pemuda Alfarizi yang dinilai aktif membangun komunikasi serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, stabilitas keamanan di Maluku tidak semata-mata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan hasil dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial.
“Pemuda adalah pilar utama dalam menjaga api persaudaraan di Maluku. Saya mengajak Pemuda Alfarizi untuk terus menjadi cooling system di tengah masyarakat, memastikan narasi perdamaian lebih kuat daripada isu-isu yang dapat memecah belah,” ujar Gubernur.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis turut dibahas dan disepakati sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong kemajuan Maluku.
Beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan antara pemerintah daerah dan Pemuda Alfarizi di antaranya penguatan peran pemuda dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya dalam menghadapi dinamika sosial maupun momentum hari-hari besar keagamaan.
Selain itu, sinergi pembangunan juga menjadi perhatian bersama. Para kader muda diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif terhadap berbagai kebijakan pembangunan daerah, terutama pada sektor ekonomi kreatif, pemberdayaan pemuda, serta potensi kelautan yang menjadi kekuatan utama Maluku.
Literasi digital juga menjadi bagian penting dari komitmen yang dibangun dalam pertemuan tersebut. Pemuda Alfarizi bertekad mengampanyekan penggunaan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab guna menangkal penyebaran hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai persaudaraan yang telah lama hidup dalam budaya Pela Gandong.
Sementara itu, perwakilan Pemuda Alfarizi Dedi S. Tamher menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bentuk nyata dedikasi pemuda dalam menjaga kedamaian serta mendorong kemajuan daerah, khususnya di Kota Tual.
“Kami siap hadir di garda terdepan untuk memastikan Kota Tual tetap menjadi rumah yang damai bagi semua. Sinergi dengan Bapak Gubernur adalah langkah awal untuk menghadirkan aksi-aksi nyata di lapangan,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan komunitas pemuda, demi menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan Maluku secara menyeluruh.


0 comments:
Post a Comment