![]() |
Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Pengurus Pusat JMSI dalam malam penganugerahan di Hotel Horison Optima Ratu, Kota Serang, Provinsi Banten, Minggu malam (8/2/2026). Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki rekam jejak nyata, inovasi berkelanjutan, serta kepemimpinan inspiratif dalam mendorong kemajuan daerah.
Bagi Thaher Hanubun, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan simbolik, melainkan hasil dari kerja kolektif seluruh elemen di Maluku Tenggara. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan media menjadi kunci utama dalam menggerakkan pembangunan daerah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada JMSI atas apresiasi ini. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan kualitas pembangunan ke depan,” ujar Thaher Hanubun usai menerima penghargaan.
Diakui Berhasil Bangun Kolaborasi Nyata
Golden Leader Award 2026 diberikan setelah melalui proses kurasi ketat. JMSI menilai Thaher Hanubun berhasil mendorong model pembangunan kolaboratif, terutama dalam penguatan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal, pelestarian budaya, serta pengembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.
Pendekatan lintas sektor tersebut dinilai mampu menciptakan sinergi antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan riil masyarakat, sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.
Selain Bupati Maluku Tenggara, sejumlah tokoh nasional dan kepala daerah lainnya juga menerima penghargaan serupa, di antaranya Wali Kota Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, serta perwakilan dari beberapa kementerian.
JMSI Tekankan Kepemimpinan Transparan dan Pro-Publik
Ketua Umum Pengurus Pusat JMSI, Teguh Santosa, menegaskan bahwa Golden Leader Award bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk pesan moral dan politik kebangsaan di tengah tantangan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
“Kami menerima banyak usulan dari daerah. Setelah melalui proses kurasi yang ketat, kami menetapkan penerima penghargaan berdasarkan kinerja, inovasi, dan dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Teguh.
Menurutnya, JMSI ingin menegaskan bahwa di tengah berbagai krisis dan tantangan multidimensi, masih banyak kepala daerah yang menunjukkan praktik kepemimpinan baik, terbuka terhadap kritik, menghormati kebebasan pers, serta menjadikan informasi sebagai instrumen pembangunan.
Melalui Golden Leader Award 2026, JMSI mendorong lahirnya pemimpin daerah yang transparan, responsif, dan akuntabel, sekaligus menjadikan media sebagai mitra strategis dalam pengawasan dan pemberdayaan publik.
Penghargaan yang diraih Thaher Hanubun ini sekaligus memperkuat posisi Maluku Tenggara sebagai daerah yang diperhitungkan secara nasional, tidak hanya karena potensi alam dan budaya, tetapi juga karena kepemimpinan daerah yang berorientasi kolaborasi dan kepentingan rakyat. (APRI UWALYANAN)


0 comments:
Post a Comment