![]() |
Banjir dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kei Besar sejak pagi hari. Luapan sungai yang tak mampu menampung debit air sempat menggenangi sejumlah rumah warga dan memicu kepanikan.
Air masuk ke beberapa rumah yang berada di sekitar bantaran sungai, meski tidak berlangsung lama.
Begitu menerima laporan dari lapangan, Bupati Hanubun langsung memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat. Titus Betaubun bersama aparat Ohoi Fako diterjunkan guna melakukan pendataan rumah terdampak serta memastikan kondisi warga dalam keadaan aman dan terkendali.
Laporan resmi kemudian disampaikan Penjabat Kepala Ohoi Fako, Yoas Gomes Lutur, kepada bupati pada Senin (23/2/2026) pagi.
Dalam keterangannya, Lutur menegaskan bahwa banjir yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIT tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan berat.
“Kami melaporkan bahwa kejadian banjir kemarin di Ohoi Fako tidak menimbulkan korban jiwa. Tidak ada kerusakan rumah yang signifikan. Hanya beberapa rumah yang sempat tergenang air akibat luapan sungai,” ujar Lutur.
Seluruh rumah terdampak telah didata. Air yang sempat menggenangi permukiman kini telah surut sepenuhnya. Warga pun secara gotong royong membersihkan sisa lumpur dan material yang terbawa arus. Aktivitas masyarakat berangsur normal, dan situasi di Ohoi Fako dipastikan kembali kondusif.


0 comments:
Post a Comment