![]() |
Usman menjelaskan "Pemerintah Kota Tual kembali menegaskan komitmennya terhadap masyarakat berpenghasilan rendah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026.
Sesuai surat dari Balai Perumahan Provinsi (BP3P Maluku), Kota Tual mendapatkan alokasi 200 unit rumah untuk Tahap 1. Sebagian besar rumah akan dibangun di Kecamatan Kur, Tam, dan Tayando.
Program BSPS ini merupakan bagian dari program nasional “Tiga Juta Rumah”, yang saat ini mengalami peningkatan alokasi menjadi sekitar 400.000 unit secara nasional. Kota Tual juga berencana mengupayakan tambahan alokasi pada Tahap 2 dan 3, sambil memastikan program tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Fokus penerima manfaat Tahap 1 adalah sekitar 200 nama, dengan 90 persen berasal dari pulau-pulau. Kriteria penerima adalah rumah tangga berpenghasilan rendah yang memiliki rumah tidak layak huni.
Proses seleksi dibantu oleh DTSN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional) dari Dinas Sosial dan BPS, dengan validasi kriteria teknis melalui verifikasi lapangan.
“Verifikasi lapangan bersama Balai Perumahan Provinsi akan segera dilaksanakan untuk memastikan setiap rumah yang dibangun tepat sasaran. Desa-desa lokasi Tahap 1 diminta menyiapkan dokumen penerima manfaat agar proses berjalan lancar,” Jelas Usman.
Pendanaan BSPS bersumber dari APBN, dengan dukungan tambahan dari DAK dan APBD Kota Tual bila diperlukan. Usman menambahkan, walaupun ada keterbatasan anggaran pemerintah daerah di tengah upaya efisiensi, tentunya dana dari luar sangat diharapkan untuk mendukung kelancaran program ini.
Pemerintah Kota Tual, di bawah kepemimpinan Wali Kota Akhmad Yani Renuat dan Wakil Wali Kota Amir Rumra, akan mengawal seluruh proses agar rumah-rumah ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat berpenghasilan rendah melalui Dinas Perkim.
Meski program ini masih bergantung pada dana pusat dan sinkronisasi data DTSN-BPS, prioritas tetap diberikan untuk pulau-pulau, sambil merencanakan inklusi yang adil bagi daratan Dullah pada tahap berikutnya.
Dengan hadirnya 200 unit rumah baru, ratusan keluarga kini memiliki harapan baru. Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bukti nyata kepedulian pemerintah Kota Tual dalam mendukung program nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin di seluruh pelosok kota" Ujarnya.
“Bantuan stimulan berupa rumah swadaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian layak. Dengan sendirinya, program ini juga akan meningkatkan tingkat kesejahteraan dan menekan angka kemiskinan di Kota Tual, karena salah satu indikator kemiskinan adalah kondisi rumah. Secara khusus, program ini sekaligus mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual,” Tandasnya.(RF)


0 comments:
Post a Comment