LANGGUR, MALRA-NEWS-ID – Yayasan Marhaen Maluku menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kasih Merangkai Cinta” di Panti Asuhan Bakti Luhur, Loon, pada Sabtu (7/3/2026). Kegiatan penuh kehangatan tersebut dirangkaikan dengan syukuran ulang tahun Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, yang memilih merayakan momen spesialnya bersama anak-anak panti asuhan.
Suasana kebersamaan terasa kental ketika Benhur Watubun bersama pengurus Yayasan Marhaen Maluku, para suster, serta tamu undangan berkumpul bersama anak-anak Panti Asuhan Bakti Luhur untuk berbagi kebahagiaan.
Dalam sambutannya, Benhur menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan panti asuhan dan para suster yang telah menerima kehadiran rombongan dengan penuh kasih. Ia juga mengapresiasi seluruh tamu undangan yang hadir untuk bersama-sama berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti.
Menurutnya, perayaan ulang tahun tersebut sengaja dibuat sederhana sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari berbagai pihak.
“Syukuran ini kami rayakan bersama anak-anak panti asuhan karena kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka. Ini sudah yang ketiga kalinya kami datang ke tempat ini untuk berbagi rasa syukur,” ujar Benhur dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi refleksi kehidupan agar setiap orang memiliki kepedulian sosial yang lebih besar terhadap sesama, terutama anak-anak yang hidup di panti asuhan yang kerap luput dari perhatian masyarakat luas.
Pada kesempatan tersebut, Benhur juga menyinggung komitmennya dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada penyandang disabilitas selama menjabat sebagai Ketua DPRD Maluku.
Putra kelahiran Ohoi/Desa Waer itu menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan adanya pelayanan publik yang setara bagi semua warga, termasuk bagi penyandang disabilitas.
“Sejak tahun 2023 kami telah memperjuangkan peraturan daerah yang berpihak kepada penyandang disabilitas agar mereka memiliki hak yang sama dalam mendapatkan pelayanan, baik di sektor pendidikan, fasilitas umum, maupun dalam kehidupan sosial,” jelasnya.
Menurut Benhur, pembangunan fasilitas publik di masa mendatang juga harus memperhatikan aspek aksesibilitas sehingga penyandang disabilitas dapat beraktivitas dengan lebih mudah dan mandiri.
Selain berbicara tentang kebijakan, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kedamaian serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial.
Watubun menilai bahwa berbagai kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih terjadi belakangan ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih menumbuhkan rasa empati dan kepedulian.
“Mari kita jaga kedamaian dan kehidupan kekeluargaan. Kita harus lebih banyak berbuat baik kepada sesama,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Benhur Watubun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir serta mendoakan dirinya dan keluarga agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus berkarya bagi masyarakat.
Kegiatan berbagi kasih tersebut berlangsung penuh kehangatan, diisi dengan doa bersama, ramah tamah, serta kebersamaan antara para tamu undangan dan anak-anak Panti Asuhan Bakti Luhur.
Momen sederhana namun penuh makna ini menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus pengingat bahwa kebahagiaan sejati dapat dirasakan ketika berbagi dengan sesama, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

0 comments:
Post a Comment