![]() |
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian perayaan Hari Raya Idul Fitri di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.
Kapolres menegaskan bahwa malam takbiran hendaknya dimaknai sebagai momentum spiritual dengan memperbanyak takbir, doa, dan dzikir di masjid maupun mushola yang berada di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, kegiatan ibadah tersebut akan menciptakan suasana Idul Fitri yang penuh kedamaian sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Dalam imbauannya, Kapolres secara tegas meminta masyarakat untuk tidak menyalakan petasan atau bahan peledak lainnya saat malam takbiran. Selain berpotensi membahayakan diri sendiri, penggunaan petasan juga dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan masyarakat di sekitarnya.
Selain petasan, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan konvoi kendaraan maupun balap liar di jalan raya. Aktivitas iring-iringan kendaraan dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Kapolres juga menyoroti penggunaan knalpot brong yang sering digunakan saat konvoi malam takbiran. Menurutnya, suara bising dari knalpot tersebut dapat mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan masyarakat..jpg)
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi pesta minuman keras serta penyalahgunaan narkoba yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Polres Maluku Tenggara akan meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah titik yang berpotensi menjadi pusat keramaian selama malam takbiran.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing agar perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman dan damai.
Apabila masyarakat menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan, masyarakat dapat segera menghubungi layanan kepolisian melalui nomor darurat 110 yang tersedia selama 24 jam.
“Mari kita sambut malam takbiran dengan memperbanyak takbir, doa, dan dzikir serta menjaga ketertiban bersama agar perayaan Idul Fitri di Maluku Tenggara berlangsung aman, nyaman, dan penuh berkah,” ujar AKBP Rian Suhendi.


0 comments:
Post a Comment