![]() |
Guruh menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat merupakan amanat demokrasi yang tidak boleh ditarik mundur. Menurutnya, rakyat harus tetap menjadi pemegang kedaulatan tertinggi dalam menentukan pemimpin di daerah.
“Saya sebagai fans PDI Perjuangan sangat setuju kepala daerah dipilih langsung oleh masyarakat. Demokrasi tidak boleh dirampas dari tangan rakyat,” tegas Guruh dalam pernyataannya kepada MALRA-NEWS-ID.
Ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Tual dan Maluku Tenggara, untuk tetap kritis dan cerdas dalam menentukan pilihan politik, serta mendukung partai yang dinilai konsisten membela kepentingan rakyat kecil.
“PDIP adalah partai yang selalu hadir dan memperhatikan masyarakat kecil. Karena itu saya mengajak masyarakat untuk memilih dan mendukung wakil rakyat dari PDI Perjuangan. Hidup banteng, hidup PDIP,” ujarnya.
Pernyataan Guruh UN Tual ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap sikap Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, yang secara tegas menyatakan penolakan terhadap wacana Pilkada melalui DPRD.
Sikap tersebut dinilai sejalan dengan garis perjuangan PDI Perjuangan yang konsisten menjaga demokrasi kerakyatan.
Menurut Guruh, apa yang disampaikan Benhur George Watubun mencerminkan keberpihakan PDIP terhadap suara rakyat dan penolakan terhadap segala bentuk kemunduran demokrasi.
“Ini bukan hanya soal politik, tapi soal hak rakyat untuk memilih pemimpinnya sendiri,” tutup Guruh.


0 comments:
Post a Comment