![]() |
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, Pelaksana Harian Sekda, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN dan P3K lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Dalam arahannya di Lapangan Upacara Kantor Bupati, Bupati Thaher menegaskan bahwa bulan suci Ramadan tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas kinerja aparatur.
“Dalam kondisi kita berpuasa, itu bukan menjadi penghalang untuk tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara maksimal,” tegasnya di hadapan ratusan peserta apel.
Disiplin dan Etika Jadi Sorotan
Bupati secara khusus menyoroti persoalan disiplin dan etika dalam setiap agenda resmi pemerintahan. Ia menegaskan akan menerapkan aturan yang lebih tegas dalam kegiatan-kegiatan formal, termasuk Musrenbang dan rapat resmi lainnya.
“Kalau Bupati sudah masuk ruangan, tidak ada lagi yang keluar masuk. Dan sebelum Bupati meninggalkan ruangan, tidak ada yang diperkenankan bubar. Ini soal etika. Kita ini ASN, ada aturan dan tata krama yang harus dijaga,” ujarnya dengan nada tegas.
Menurutnya, etika birokrasi bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari marwah dan wibawa pemerintahan. Aparatur dituntut menjaga sikap, ketertiban, serta menunjukkan profesionalitas dalam setiap forum resmi.
ASN Adalah Wajah Pemerintah
Dalam kesempatan itu, Bupati kembali mengingatkan tiga fungsi utama ASN sebagaimana diamanatkan undang-undang, salah satunya sebagai pelaksana kebijakan publik.
Ia menegaskan, sebaik apa pun program pemerintah dirancang, tidak akan berdampak jika tidak dijalankan secara sungguh-sungguh oleh ASN sebagai ujung tombak pelayanan.
Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa ASN dan P3K merupakan representasi langsung pemerintah di mata masyarakat. Tidak boleh ada sekat atau perbedaan dalam kualitas pelayanan.
“Bapak dan Ibu adalah cerminan langsung kualitas pemerintahan kita. Tidak boleh ada perbedaan pelayanan antara PNS dan P3K,” tegasnya.
Apel bersama ini menjadi pesan kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara tengah memperketat disiplin internal birokrasi.
Di tengah tantangan pembangunan dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, komitmen terhadap profesionalitas dan etika kerja dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.


0 comments:
Post a Comment