Breaking News

20 Anak Gereja Protestan Maluku Jemaat Papakula Diteguhkan, DPRD Kepulauan Aru Apresiasi Pembinaan Iman Generasi Muda ‎

 

DOBO, MALRA-NEWS.ID — Sebanyak 20 anak jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Papakula resmi diteguhkan sebagai anggota sidi baru dalam ibadah yang berlangsung khidmat di Gedung Gereja Bethabara, Minggu (29/3/2026).

‎Ibadah peneguhan dipimpin oleh Ny. Y. Pattiradjawane yang dalam khotbahnya menekankan pentingnya kedewasaan iman, komitmen pribadi, serta tanggung jawab sebagai anggota gereja yang telah menyatakan pengakuan percaya.

‎Momentum peneguhan sidi ini menjadi tonggak penting bagi para peserta, karena menandai peralihan dari masa pembinaan menuju kedewasaan iman dalam kehidupan bergereja, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai generasi penerus pelayanan gereja.

‎Sebanyak 20 anak yang diteguhkan sebagai sidi baru yakni:

1. Rasya Benoni Alfanay

‎2. Maria Kawan
‎3. Randy Lefufaten
‎4. Delfia Alfanay
‎5. Aldo M.Kawan
‎6. Yohana Kawan
‎7. Arengky Alfanay
‎8. Selfiana Alfanay
‎9. Hendrik Alfanay
‎10. Sandra Alfanay
‎11. Herni Mangar
‎12. Andi A.Kawan
‎13. Adelia Kawan
‎14. Ambrosius Gwayargwanay
‎15. Yanto A.Kawan
‎16. Hendra Marlon
‎17. Sasa Yohana Alfanay
‎18. Risaldy Gutan
‎19. Anita Sari Alfanay
‎20. Daniel M.Lefumonay


‎Suasana ibadah berlangsung penuh hikmat dan haru, disaksikan oleh orang tua, keluarga, serta jemaat yang turut memberikan doa dan dukungan bagi para sidi baru yang kini memasuki fase baru dalam kehidupan iman mereka.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat dan aparat keamanan, di antaranya Babinsa Niklas Lefumonay, Bhabinkamtibmas Brigel Mustamu, serta Kepala Desa Papakula, Kores Kawan.

‎Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan generasi muda, khususnya dalam membangun karakter, moralitas, dan integritas berbasis nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

‎Anggota DPRD Kepulauan Aru, Andarias Kawan, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan peneguhan sidi yang dinilai memiliki peran strategis dalam pembinaan generasi muda.

‎Menurutnya, peneguhan sidi bukan sekadar kegiatan seremonial gereja, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter generasi yang beriman, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

‎“Ini adalah fondasi penting bagi generasi muda agar ke depan mampu menjadi pribadi yang berguna, baik bagi gereja maupun bagi daerah,” ujar Andarias Kawan.

‎Politisi Partai Perindo tersebut juga mengajak generasi muda untuk terus meningkatkan partisipasi dalam kegiatan pembinaan iman. Ia berharap ke depan semakin banyak anggota sidi baru yang lahir dari proses pembinaan gereja, yang benar-benar setia dalam iman dan siap memikul tanggung jawab pelayanan.

‎“Ke depan, kita berharap lebih banyak lagi anggota sidi baru yang sungguh-sungguh setia, berpegang pada janji imannya, dan siap memikul salib bersama Yesus dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

‎Dengan peneguhan ini, ke-20 anak tersebut kini resmi menjadi anggota sidi dalam persekutuan Gereja Protestan Maluku dan diharapkan mampu berperan aktif dalam pelayanan gereja, serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Kepulauan Aru.

© Copyright 2022 - malra-news.id