![]() |
Kedatangan para pimpinan daerah disambut dengan lantunan Hadrah yang menggema syahdu, mengiringi langkah menuju lokasi acara. Tradisi tersebut menghadirkan nuansa religius sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya lokal yang kental di tengah masyarakat Maluku.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tual menyampaikan pesan penting tentang makna Halal Bi Halal sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta membangun kembali keharmonisan sosial.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai titik awal memperbaiki hubungan dan memperkokoh kebersamaan.
“Halal Bi Halal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi merupakan ruang refleksi untuk saling memaafkan dan mempererat persaudaraan sebagai satu keluarga besar,” ujarnya.
Acara ini juga menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah menunjukkan soliditas dalam membangun Kota Tual yang aman, damai, dan sejahtera.
Masyarakat yang hadir tampak larut dalam suasana haru, menandakan kuatnya semangat kebersamaan yang terjalin. Momentum ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan terus hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Melalui kegiatan Halal Bi Halal ini, Kota Tual mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya persatuan, keikhlasan, dan gotong royong sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah. Semangat tersebut diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

Social Header