![]() |
Sejumlah persiapan telah dilakukan secara intensif oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Dinas Sosial guna memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan berskala nasional ini.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara, Titus Betaubun, menjelaskan bahwa pada 6 Maret 2026 telah dilaksanakan rapat koordinasi (rakor) secara daring. Rakor tersebut melibatkan Direktorat Rehabilitasi Sosial Lansia, Sentra Meohai Kendari (Sulawesi Tenggara), Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tenggara, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara.
Menurutnya, rakor tersebut membahas agenda utama Bakti Sosial Terintegrasi, termasuk sosialisasi kepada masyarakat dengan fokus pada pelaksanaan operasi katarak. Selain itu, turut dibahas rencana kunjungan Menteri Sosial RI ke Kota Langgur.
Sebelumnya, pada 9 Maret 2026, juga telah digelar rakor lanjutan yang melibatkan berbagai pihak, antara lain Direktorat Rehabilitasi Sosial Lansia, Sentra Meohai Kendari, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku selaku dokter ahli operasi katarak, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara.
Rakor tersebut turut menghadirkan Direktur RSUD Karel Sadsuitubun, pendamping sosial (PPPK) Kementerian Sosial wilayah Maluku Tenggara, serta petugas puskesmas guna mematangkan pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Titus mengungkapkan bahwa proses skrining pasien katarak telah dimulai sejak 10 Maret 2026 dan dilaksanakan di seluruh puskesmas di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.
“Pemberitahuan resmi terkait skrining telah disampaikan oleh pemerintah daerah melalui surat Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Maluku Tenggara tertanggal 9 Maret 2026 kepada seluruh pihak terkait,” ujarnya.
Ia menambahkan, surat tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara melalui Surat Nomor: 400.7.16/55/Dinkes tertanggal 9 Maret 2026, perihal pelaksanaan skrining suspect katarak yang telah didistribusikan ke seluruh puskesmas.
Lebih lanjut, Titus menyampaikan bahwa kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi ini dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia bersama Direktur SCTV. Berdasarkan rundown sementara, rombongan direncanakan tiba di Langgur pada 15 April 2026 dan kembali pada 16 April 2026.
Pemerintah daerah berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial di Maluku Tenggara.

Social Header