![]() |
| Foto Diskominfo Malra |
Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk menyatukan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah dalam satu perencanaan yang komprehensif.
“Perencanaan pembangunan daerah harus selaras dan bersinergi dengan pembangunan nasional. Setiap program harus memiliki korelasi dengan Program Strategis Nasional,” tegasnya.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, pimpinan dan anggota DPRD, narasumber dari kementerian dan Pemerintah Provinsi Maluku yang mengikuti secara daring, serta berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, pemuda, akademisi hingga pelaku usaha.
Fokus Penguatan Ekonomi dan UMKM
Dalam arah kebijakan pembangunan 2027, Bupati menyoroti pentingnya penguatan ekonomi daerah melalui optimalisasi potensi lokal. Pemberdayaan UMKM, pelatihan kewirausahaan bagi generasi muda, serta kemudahan akses permodalan menjadi prioritas utama.
Namun, ia mengingatkan pentingnya ketepatan sasaran program.
“Data penerima manfaat harus valid agar tidak terjadi pemborosan anggaran dan kegagalan program,” ujarnya.
Prioritas Pelayanan Dasar dan SDM
Selain ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi fokus utama. Sektor pendidikan dan kesehatan diprioritaskan sebagai fondasi pembangunan jangka panjang.
Dengan peningkatan alokasi anggaran sejak 2026, pemerintah daerah menargetkan pelayanan dasar semakin optimal. Tantangan berikutnya adalah memastikan program benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar terserap secara administratif.
Kolaborasi Jadi Kunci
Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam menekankan pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, hingga masyarakat.
“Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Musrenbang harus menjadi ruang partisipatif yang mampu melahirkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan daerah.
“Forum ini adalah wujud kepedulian bersama untuk memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Musrenbang RKPD 2027 diharapkan menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas, terarah, dan berkelanjutan guna mewujudkan Maluku Tenggara yang mandiri dan sejahtera.

Social Header