![]() |
Kasi Humas Polres Maluku Tenggara, Ipda W.P., menjelaskan bahwa bentrok mulai terjadi sekitar pukul 23.35 WIT. Tawuran melibatkan dua kelompok pemuda dari wilayah Ohoi Danar yang saling serang menggunakan batu, panah wayer, dan senjata tajam.
Pada pukul 00.15 WIT, tim opsnal yang dipimpin Wakapolres K.J.J. bersama Kasat Reskrim B.T., serta personel Sabhara dan Intelkam tiba di lokasi untuk mengendalikan situasi. Upaya pengamanan terus dilakukan hingga dini hari.
Namun, sekitar pukul 02.00 WIT, bentrokan kembali pecah di jalan belakang Masjid Danar Ternate. Aparat kepolisian yang berusaha melerai justru menjadi sasaran serangan. Wakapolres K.J.J. mengalami luka panah wayer di lengan kanan, sementara Kasat Reskrim B.T. mengalami luka panah di bagian lutut.
Keduanya segera dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, empat warga sipil juga dilaporkan mengalami luka akibat bentrokan tersebut.
Kapolres Maluku Tenggara, AKBP R.S., turun langsung ke lokasi kejadian untuk memimpin pengamanan. Meski sempat mereda, bentrokan kembali terjadi sekitar pukul 04.40 WIT, yang menyebabkan sejumlah rumah warga rusak berat dan terbakar.
Hingga pukul 06.00 WIT, aparat kepolisian bersama personel Brimob Kompi C Tual masih melakukan penyekatan di kedua wilayah yang bertikai guna mencegah bentrokan susulan. Situasi dilaporkan belum sepenuhnya kondusif dan masih dalam pengawasan ketat aparat keamanan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menahan diri serta tidak terprovokasi, sembari menunggu penanganan lebih lanjut dari aparat berwenang.

Social Header