![]() |
Kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk empati dan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kesehatan. Didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial Malra, Titus Betaubun, S.Sos., M.Si, serta sejumlah pimpinan OPD terkait, Bupati memastikan kondisi para pasien sekaligus memberikan dukungan moril secara langsung.
Di tengah suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Bupati menyempatkan diri berdialog dengan para pasien. "Ia mendengarkan langsung pengalaman mereka selama menjalani operasi hingga masa pemulihan, sekaligus memastikan pelayanan yang diberikan berjalan optimal dan tanpa hambatan.
“Pemerintah harus hadir, tidak hanya saat masyarakat membutuhkan tindakan medis, tetapi juga dalam proses pemulihan seperti ini. Kesehatan adalah hak dasar, dan kami ingin memastikan setiap warga Maluku Tenggara merasakannya,” tegas Bupati.
Kehadiran orang nomor satu di Maluku Tenggara itu disambut haru oleh para pasien dan keluarga. "Tidak sedikit yang mengaku terkejut sekaligus bangga karena mendapat perhatian langsung dari kepala daerah.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa pendekatan pelayanan publik di Maluku Tenggara tidak lagi bersifat administratif semata, tetapi bergerak ke arah yang lebih humanis dan responsif.
Pemerintah daerah tidak hanya berbicara soal program, tetapi juga memastikan dampaknya benar-benar dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Langkah ini sekaligus mempertegas arah kebijakan sosial Pemkab Maluku Tenggara yang berfokus pada pelayanan inklusif, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Kei Besar yang kerap menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan.
Dengan kehadiran langsung Bupati di ruang-ruang pemulihan seperti ini, pesan yang disampaikan menjadi jelas: negara tidak absen—ia hadir, melihat, dan memastikan setiap warganya mendapatkan perhatian yang layak.

Social Header