Breaking News

HMI Tual-Malra & Kodim 1503 Dorong Rekrutmen TNI Jadi Solusi Konflik Pemuda di Maluku Tenggara ‎

 

TUAL, MALRA-NEWS.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tual–Maluku Tenggara bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 1503/Tual meluncurkan langkah strategis untuk meredam konflik antar-pemuda dengan mendorong generasi muda bergabung ke dalam Tentara Nasional Indonesia (TNI), khususnya melalui jalur Bintara dan Tamtama.

‎Kesepakatan ini lahir dalam pertemuan tingkat tinggi yang berlangsung di Markas Kodim 1503/Tual, sebagai respons atas masih kerap terjadinya gesekan sosial di kalangan pemuda di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

‎Ketua Umum HMI Cabang Tual-Malra menegaskan bahwa konflik antar-pemuda yang sering terjadi tidak lepas dari minimnya ruang aktualisasi diri serta terbatasnya harapan masa depan bagi generasi muda di tingkat akar rumput.

‎“Konflik yang muncul ini adalah akumulasi dari energi yang tidak tersalurkan. Karena itu, kami hadir bersama Kodim 1503 untuk menawarkan solusi konkret dan bermartabat,” ujarnya.

‎Melalui kolaborasi ini, HMI dan Kodim 1503 akan melakukan pendekatan langsung ke wilayah-wilayah yang selama ini dikenal rawan konflik. Sosialisasi akan difokuskan pada ajakan kepada pemuda untuk mengalihkan energi negatif menjadi semangat pengabdian melalui jalur militer.

‎Program ini juga menempatkan TNI sebagai institusi pemersatu. Para pemuda dari berbagai latar belakang ohoi (desa) akan ditempa dalam satu sistem yang menanamkan disiplin, loyalitas, serta semangat kebangsaan, sehingga mampu meredam ego sektoral maupun sentimen kelompok.

‎Selain itu, inisiatif ini bertujuan membuka peluang masa depan yang lebih jelas. Pemuda yang terlibat dalam pembinaan fisik dan mental untuk mengikuti seleksi TNI diharapkan memiliki kesibukan positif, sehingga tidak lagi terjerumus dalam konflik sosial yang merugikan masyarakat.

‎“Daripada energi itu habis untuk bertikai sesama saudara, lebih baik kita arahkan menjadi kekuatan bangsa. Kita ubah ‘mental perang’ di jalanan menjadi ‘mental pejuang’ di tubuh TNI,” tegas Ketua HMI.

‎Sementara itu, Komandan Kodim 1503/Tual menekankan bahwa stabilitas keamanan di Maluku Tenggara tidak bisa dilepaskan dari peran aktif generasi muda. Ia menilai, pembinaan dan pembukaan akses terhadap peluang pengabdian negara menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif.

‎“TNI siap memfasilitasi pembinaan bagi pemuda yang memiliki kemauan untuk berubah dan serius ingin mengabdi kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

‎Kolaborasi ini sekaligus menjadi pesan kuat kepada seluruh pemuda di wilayah Larvul Ngabal untuk meninggalkan konflik dan kekerasan, serta beralih pada jalan pengabdian yang lebih terhormat.

‎HMI Tual-Malra dan Kodim 1503 menegaskan bahwa masa depan daerah berada di tangan generasi mudanya. Dengan semangat persatuan dan disiplin, diharapkan Maluku Tenggara dapat terbebas dari konflik berkepanjangan dan melahirkan generasi prajurit yang membanggakan.(APRI) 

© Copyright 2022 - malra-news.id