Breaking News

Pemkab Malra Tancap Gas Dukung Infrastruktur Gereja, Rumah Dinas dan Home Stay Klasis Kei Besar Resmi Dibangun

 

KEIBES, MALRA-NEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat peran lembaga keagamaan sekaligus mendorong dampak ekonomi masyarakat. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas dan home stay Klasis Kei Besar di Elat, Sabtu (11/4/2025).

‎Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam. Dalam pernyataannya, Bupati menilai pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis yang menyentuh langsung pelayanan gereja dan kesejahteraan masyarakat.

‎“Pembangunan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat pelayanan gereja di wilayah Klasis Kei Besar, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” tegas Rahantoknam.

‎Ia menyoroti langkah progresif pihak gereja yang dinilai mampu mengubah aset yang sebelumnya kurang produktif menjadi fasilitas bernilai guna tinggi. Menurutnya, transformasi ini mencerminkan tata kelola yang visioner dan berorientasi jangka panjang.

‎“Ini bukan hanya soal pembangunan, tetapi bagaimana aset gereja dikelola secara cerdas untuk mendukung pelayanan dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

‎Proyek tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Sidang Klasis ke-48, yang menjadi bukti kuat bahwa pembangunan lahir dari proses musyawarah dan kesepakatan bersama. Pemerintah daerah memandang hal ini sebagai fondasi penting dalam memperkuat kelembagaan gereja di tingkat lokal.

‎Lebih jauh, pembangunan rumah dinas diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan para pelayan jemaat, sementara fasilitas home stay akan menjadi penunjang berbagai aktivitas gerejawi, mulai dari penerimaan tamu hingga pelaksanaan kegiatan rohani berskala lebih luas.

‎Tak hanya berdampak pada aspek spiritual, proyek ini juga dinilai memiliki nilai strategis dalam memperkuat peran sosial gereja di tengah masyarakat. Pemerintah daerah melihat sinergi dengan lembaga keagamaan sebagai kunci dalam membangun masyarakat yang seimbang antara iman, budaya, dan kesejahteraan.

‎“Pemkab Maluku Tenggara akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh elemen, termasuk gereja, dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

‎Di akhir sambutan, seluruh pihak diajak untuk mengawal proses pembangunan hingga tuntas. Harapannya, proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat Kei Besar.

‎Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan di Maluku Tenggara tidak hanya berfokus pada infrastruktur umum, tetapi juga menyentuh sendi-sendi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat secara nyata.

© Copyright 2022 - malra-news.id