Breaking News

Semarak Hardiknas 2026 di Maluku Tenggara: Bupati Thaher Hanubun Tegaskan Pendidikan Hak Mutlak Anak Bangsa ‎

 

LANGGUR, MALRA-NEWS.ID Menjelang peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 pada 2 Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar jalan santai dan senam sehat yang berlangsung meriah di Landmark Kota Langgur, Jumat (24/04/2026). Kegiatan ini tak sekadar menjadi ajang kebugaran, tetapi juga panggung penegasan komitmen terhadap masa depan pendidikan di wilayah kepulauan tersebut.

‎Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak fundamental setiap anak bangsa yang tidak boleh terhalang oleh kondisi apa pun.

‎“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa,” tegas Hanubun di sela kegiatan yang diikuti lebih dari 3.000 peserta, termasuk hampir 70 persen tenaga pendidik serta pelajar se-Kabupaten Maluku Tenggara.

‎Momentum ini menjadi semakin kuat karena digelar menjelang Hardiknas 2026. Hanubun menekankan bahwa sektor pendidikan harus menjadi prioritas utama pembangunan daerah, terlebih di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.

‎Ia tidak menampik bahwa kondisi Maluku Tenggara menghadapi realitas berat, mulai dari jarak antar pulau, keterbatasan sarana prasarana, hingga tantangan fiskal. Namun, menurutnya, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk melemahkan semangat.

‎“Ini adalah kenyataan yang harus kita hadapi. Keterbatasan bukan untuk menghentikan langkah, tetapi justru menjadi ruang di mana semangat kita diuji,” ujarnya.

Lebih jauh, Hanubun memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan yang merata dan inklusif di seluruh wilayah Maluku Tenggara. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai ruang produktif dalam melahirkan ide-ide besar bagi kemajuan daerah.

‎“Pendidikan harus menjadi fondasi untuk membangun Maluku Tenggara ke depan. Mari kita rawat bersama,” ajaknya.

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, BUMN, dan BUMD yang memberikan dukungan moral sekaligus inspirasi bagi dunia pendidikan di daerah. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan.

‎Sebagai penutup, suasana haru menyelimuti lokasi kegiatan saat lagu Hymne Guru dinyanyikan bersama. Momen itu menjadi simbol penghormatan mendalam terhadap para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang terus mengabdi mencerdaskan generasi bangsa.

‎Perayaan sederhana namun sarat makna ini menjadi penegasan bahwa di tengah segala keterbatasan, Maluku Tenggara tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama menuju masa depan yang lebih baik.

© Copyright 2022 - malra-news.id