Breaking News

Wabup Malra Tegas: Gereja Bukan Sekadar Tempat Ibadah, Tapi Kekuatan Strategis Pembangunan Daerah

 

KEIBES, MALRA-NEWS.ID Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menegaskan peran vital gereja sebagai pilar strategis dalam pembangunan daerah, bukan sekadar ruang ibadah semata.

‎Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, saat membuka Persidangan ke-49 Klasis GPM Kei Besar di Ohoi Yamtel, Kecamatan Kei Besar, Sabtu (12/4/2025).

‎Di hadapan peserta sidang, Wabup menekankan bahwa forum gerejawi tidak boleh berhenti pada rutinitas organisasi, tetapi harus menjadi ruang strategis yang melahirkan keputusan konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.

‎“Gereja harus hadir sebagai kekuatan sosial. Membina umat, memperkuat nilai kehidupan, serta membentuk generasi muda yang berkarakter,” tegasnya.

‎Menurutnya, selama ini gereja memiliki potensi besar yang belum dimaksimalkan secara optimal, terutama dalam mendorong pembangunan sosial dan ekonomi jemaat. Ia menilai, kolaborasi antara gereja dan pemerintah menjadi kunci untuk mengubah potensi tersebut menjadi kekuatan nyata.

‎Momentum persidangan kali ini juga diperkuat dengan langkah konkret berupa peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas dan homestay Klasis Kei Besar yang dilakukan sehari sebelumnya. Langkah ini dinilai sebagai contoh nyata bagaimana aset gereja dapat dikelola secara produktif dan memberikan manfaat langsung bagi jemaat.

‎“Ini bukan hanya soal pelayanan, tetapi soal kemandirian,” ujarnya.

Pemkab Maluku Tenggara, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap berbagai inisiatif kreatif yang mendorong pemberdayaan jemaat dan penguatan ekonomi berbasis gereja.

‎Di tengah berbagai tantangan zaman, Wabup juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan antara gereja dan pemerintah sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

‎“Kalau kita solid, gereja dan pemerintah bisa menjadi kekuatan besar untuk membangun Kei Besar,” pungkasnya.

© Copyright 2022 - malra-news.id