![]() |
Peristiwa memilukan tersebut pertama kali terungkap sekitar pukul 15.30 WIT saat sejumlah anak yang sedang bermain di sekitar lokasi melihat seekor anjing menggali pasir. Curiga dengan perilaku hewan tersebut, anak-anak mendekati lokasi dan dikejutkan dengan pemandangan mengerikan berupa kaki bayi yang muncul dari dalam timbunan pasir.
Temuan itu segera dilaporkan kepada orang tua mereka. Dua saksi, Enos Singgering dan Fransiska Singgering, kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), keduanya menemukan sesosok mayat bayi laki-laki dalam kondisi terkubur.
Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendy melalui Kasi Humas Polres Maluku Tenggara menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Setelah menerima informasi, petugas piket Polres Maluku Tenggara segera menuju lokasi guna melakukan pengecekan dan tindakan kepolisian," ungkapnya kepada Malra-News melalui pesan WhatsApp, Minggu (31/5/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sekitar pukul 15.50 WIT para saksi mendatangi Polres Maluku Tenggara untuk melaporkan kejadian tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel kepolisian langsung mendatangi TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sekitar pukul 16.15 WIT, jasad bayi laki-laki tersebut dievakuasi oleh personel Polres Maluku Tenggara ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian serta mengungkap identitas pihak yang bertanggung jawab.
Kasus ini kini dalam penanganan intensif Polres Maluku Tenggara. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap kronologi lengkap, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Penemuan mayat bayi ini mengundang keprihatinan mendalam dari masyarakat Maluku Tenggara. Warga berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tragis yang mencoreng rasa kemanusiaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit.

Social Header