Breaking News

Korpasgat TNI AU dan US AFSOC Gelar Latma DAGR 2026, Perkuat Interoperabilitas Pasukan Khusus Indonesia–Amerika Serikat

 

BANDUNG, MALRA-NEWS.ID Komitmen memperkuat profesionalisme dan kesiapsiagaan pasukan khusus kembali ditunjukkan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) melalui pelaksanaan Latihan Bersama (Latma) Military to Military Connection (MTMC) Direct Action Ground Reconnaissance (DAGR) Tahun Anggaran 2026 bersama Air Force Special Operations Command (AFSOC) Amerika Serikat.

‎Kegiatan yang menjadi bagian dari penguatan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Serikat tersebut resmi dibuka melalui upacara Field Training Exercise (FTX) di daerah latihan Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) Balegede, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (1/6/2026).

‎Latihan strategis ini melibatkan personel Korpasgat TNI AU, khususnya dari Detasemen Matra 1, 2, dan 3 Pasgat, bersama pasukan khusus Angkatan Udara Amerika Serikat di bawah koordinasi Staf Operasi Angkatan Udara (Sopsau). Upacara pembukaan dipimpin oleh Komandan Detasemen Matra 1 Brigade Parako Kopasgat, Letkol Pas Fajrun Shodiq, didampingi Team Leader AFSOC, MSgt. Austin Sanders.

‎Dalam amanatnya, Letkol Pas Fajrun Shodiq menegaskan bahwa Latma DAGR 2026 bukan sekadar agenda latihan rutin, melainkan momentum penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia prajurit sekaligus memperkuat hubungan kerja sama militer kedua negara.

‎Menurutnya, perkembangan dinamika keamanan global menuntut pasukan khusus memiliki kemampuan yang adaptif, profesional, dan mampu beroperasi secara terpadu dalam berbagai kondisi operasi modern.

‎“Melalui latihan ini, para personel dapat saling bertukar pengalaman, pengetahuan, serta taktik operasi khusus guna menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di masa mendatang,” ujarnya.

Latihan DAGR 2026 juga menjadi wadah untuk mengasah kemampuan tempur, meningkatkan interoperabilitas, serta menyelaraskan prosedur operasi antara Korpasgat TNI AU dan US AFSOC. "Kemampuan tersebut dinilai penting dalam menghadapi berbagai spektrum ancaman keamanan yang terus berkembang, baik di tingkat regional maupun global.

‎Sementara itu, Team Leader AFSOC, MSgt. Austin Sanders, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan kerja sama yang diberikan jajaran Korpasgat TNI AU selama pelaksanaan latihan.

‎Ia menekankan bahwa latihan bersama ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis dan taktis prajurit, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan persahabatan, membangun kepercayaan, serta memperkuat semangat kolaborasi antara pasukan khusus kedua negara.

‎“Hubungan yang kuat antar personel merupakan fondasi penting dalam membangun kerja sama militer yang efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

‎Prosesi pembukaan Latma DAGR 2026 ditandai dengan penyematan tanda peserta latihan kepada perwakilan personel kedua negara. Tradisi tersebut menjadi simbol persahabatan, kebersamaan, dan komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan operasional pasukan khusus angkatan udara.

‎Melalui latihan ini, TNI AU dan US AFSOC menunjukkan komitmen kuat untuk terus memperkuat kemitraan strategis di bidang pertahanan, sekaligus memastikan setiap prajurit memiliki kemampuan terbaik dalam menjawab tantangan keamanan masa depan yang semakin kompleks dan dinamis.

© Copyright 2022 - malra-news.id