Breaking News

TNI Perkuat Ketahanan Pesisir Tual Lewat Penanaman Mangrove ‎


TUAL,MALRA-NEWS.ID Ancaman abrasi dan dampak perubahan iklim yang terus menggerus kawasan pesisir menjadi perhatian serius di Kota Tual. Sebagai langkah nyata mitigasi bencana berbasis lingkungan, Kodim 1503/Tual melaksanakan kegiatan karya bakti dan penanaman bibit mangrove serta sukun di kawasan Pantai Un, Kelurahan Lodar El, Kecamatan Dullah Selatan, Jumat (5/6/2026).

‎Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan lingkungan hidup TNI AD tahun 2026 dengan mengusung tema “Optimalkan Peran Binter TNI AD dalam Mitigasi Bencana Melalui Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup di Wilayah Tahun 2026”.

‎Sejak pagi, personel Kodim 1503/Tual bersama Yonif 914/Maren Nusa Larvul dan Subdenpom XV/2-1 Tual terlibat dalam pembersihan kawasan pesisir sekaligus penanaman bibit mangrove dan sukun di sepanjang titik yang telah ditentukan di Pantai Un.

‎Kegiatan diawali dengan apel gabungan yang dipimpin Pasiter Kodim 1503/Tual, Kapten Inf. Arizal Hatuala. Dalam kesempatan tersebut, seluruh personel kemudian bergerak ke lokasi sasaran untuk melaksanakan karya bakti secara terkoordinasi.

‎Penanaman mangrove menjadi fokus utama karena memiliki peran vital dalam menjaga garis pantai. Ekosistem mangrove mampu menahan abrasi, meredam gelombang, serta menjadi pelindung alami wilayah pesisir dari kerusakan lebih lanjut. "Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai penyerap karbon yang berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim.

‎Sementara itu, pohon sukun ditanam sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus penguatan ketahanan pangan lokal. Tanaman ini memiliki potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat pesisir di masa mendatang.

‎Pasiter Kodim 1503/Tual, Kapten Inf. Aridjal Hatuala, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

‎“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat kesadaran bersama bahwa pesisir adalah benteng kehidupan. Jika pesisir rusak, maka dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai wilayah kepulauan, Kota Tual memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap abrasi, cuaca ekstrem, dan dampak perubahan iklim. Kondisi ini menjadikan rehabilitasi pesisir melalui penanaman mangrove sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan lingkungan secara berkelanjutan.

‎Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan menanam ratusan bibit mangrove dan sukun di kawasan Pantai Un sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem pesisir. Aksi ini juga menjadi bentuk sinergi TNI dalam mendukung program pelestarian lingkungan hidup di daerah.

‎Melalui kegiatan ini, TNI AD menegaskan perannya tidak hanya sebagai garda pertahanan negara, tetapi juga sebagai motor penggerak kepedulian lingkungan dan penguatan ketahanan wilayah berbasis ekosistem pesisir di Kota Tual.

© Copyright 2022 - malra-news.id