Breaking News

Buka Isolasi Wilayah Kei Besar, Kodim 1503/Tual Bangun Jembatan Aramco untuk Percepat Akses dan Dongkrak Ekonomi Warga ‎

 

KEI BESAR, MALRA-NEWS. ID – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional kembali dibuktikan melalui aksi nyata di wilayah kepulauan. Melalui Program Bakti TNI AD, Kodim 1503/Tual memulai pembangunan Jembatan Aramco di Desa Weer, Kecamatan Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara. Infrastruktur strategis ini diharapkan menjadi solusi atas keterisolasiaMenuh sekaligus membuka akses ekonomi yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

‎Dimulainya pembangunan ditandai dengan prosesi adat dan peninjauan lokasi pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan unsur TNI, Pemerintah Desa Weer, tokoh adat, serta masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus doa bersama agar pembangunan berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat.

‎Komandan Kodim 1503/Tual, Letkol Inf. Andi Agussalim, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Aramco merupakan bagian dari Program Bakti TNI Angkatan Darat yang mendukung prioritas pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman dan kepulauan.

‎"Program pembangunan Jembatan Aramco TNI AD merupakan inisiatif Bakti TNI Angkatan Darat dan program prioritas pemerintah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pedalaman. 

Program ini bertujuan membuka akses transportasi, mengatasi isolasi geografis, serta memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat," ujar Dandim.

‎Jembatan Aramco menggunakan konstruksi gorong-gorong baja bergelombang (corrugated steel pipe) yang dikenal memiliki kekuatan tinggi, proses pemasangan yang cepat, serta biaya pembangunan yang lebih efisien tanpa mengurangi aspek keselamatan dan kualitas.

 Infrastruktur ini akan dibangun dengan panjang 8 meter, lebar 6 meter, dan diameter 3 meter. Pengerjaan dijadwalkan dimulai pada 23 Juli 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 14 hari melalui kolaborasi personel Koramil 1503-02/Elat bersama masyarakat Desa Weer dalam semangat gotong royong.

‎Keberadaan jembatan tersebut memiliki arti strategis karena menjadi penghubung utama antara Kecamatan Kei Besar Utara Barat dan Kecamatan Kei Besar Utara Timur. Sekitar 850 jiwa penduduk Desa Weer beserta masyarakat di wilayah sekitarnya akan merasakan manfaat langsung berupa kemudahan akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pusat pemerintahan, hingga distribusi hasil pertanian, perikanan, dan aktivitas perdagangan.

‎Kepala Desa Weer, M. Rahayaan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada TNI AD, khususnya Kodim 1503/Tual, atas kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

‎"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan dukungan penuh kepada TNI AD, khususnya Kodim 1503/Tual. Jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Kei Besar Utara Barat dengan Kecamatan Kei Besar Utara Timur.

 Kehadirannya akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ungkapnya.

‎Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan impian masyarakat yang telah lama dinantikan. Dengan terbukanya akses transportasi, biaya distribusi barang dapat ditekan, mobilitas warga semakin mudah, hasil pertanian dan perikanan lebih cepat dipasarkan, serta pelayanan publik menjadi lebih efektif.

‎Pembangunan Jembatan Aramco juga menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga keutuhan dan kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai kekuatan sosial yang aktif membantu percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

Melalui Program Bakti TNI AD, prajurit hadir di tengah masyarakat, membangun infrastruktur, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadi motor penggerak pembangunan di wilayah terpencil.

‎Sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan akan berhasil ketika seluruh elemen bangsa bekerja bersama. 

Kehadiran Jembatan Aramco bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

‎Dengan selesainya pembangunan nanti, masyarakat Kei Besar diharapkan menikmati akses transportasi yang lebih aman, cepat, dan efisien. Mobilitas orang dan barang akan semakin lancar, biaya logistik dapat ditekan, roda perekonomian bergerak lebih dinamis, serta kesejahteraan masyarakat meningkat.

 Program ini menjadi cerminan nyata pengabdian TNI Angkatan Darat yang terus bekerja untuk rakyat, hadir di tengah masyarakat, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok negeri.

© Copyright 2022 - malra-news.id