![]() |
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WIT tersebut disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara, Dr. Fadjar, S.H., M.H. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan kelembagaan yang harmonis antara Kepolisian dan Kejaksaan sebagai dua pilar utama dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan institusi menegaskan pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang berkesinambungan guna memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan sesuai aturan, menjunjung tinggi kepastian hukum, serta memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.
Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menegaskan bahwa hubungan yang harmonis antara penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum merupakan faktor utama dalam mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu (integrated criminal justice system).
Menurutnya, sinergi yang baik akan mempercepat proses penyelesaian perkara sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
"Hubungan yang harmonis antara penyidik kepolisian dan jaksa penuntut umum merupakan faktor penting dalam mewujudkan sistem peradilan pidana yang terpadu serta menjadikan proses penegakan hukum semakin profesional," ujar Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama yang kuat antaraparat penegak hukum tidak hanya berdampak pada kelancaran penanganan perkara, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.
"Sinergi yang kuat antara lembaga penegak hukum tidak hanya memperlancar penanganan perkara, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara," tegasnya.
Silaturahmi tersebut menjadi simbol semakin eratnya hubungan kelembagaan antara Polres Maluku Tenggara dan Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara dalam menghadapi berbagai tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks.
Dengan koordinasi yang solid, kedua institusi diharapkan mampu menghadirkan penegakan hukum yang berintegritas, berorientasi pada kepentingan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Komitmen bersama ini sekaligus menunjukkan bahwa sinergitas antarinstansi merupakan kunci utama dalam menciptakan sistem hukum yang efektif, menjaga stabilitas daerah, serta mendukung pembangunan Kabupaten Maluku Tenggara yang aman, tertib, dan berkeadilan.
(APRI)

Social Header