![]() |
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 hingga 100 nelayan yang berasal dari Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Dalam bakti sosial itu, para nelayan mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus bantuan paket sembako sebagai bentuk perhatian TNI Angkatan Laut terhadap kesejahteraan masyarakat maritim.
Bakti sosial dipimpin oleh Aslog Guspurla Koarmada III, Kolonel Laut (T) Sulis Yudho Prasetyo, S.E., M.M., M.Tr.Opsla, didampingi Paban Ops Guspurla Koarmada III, Letkol Laut (P) Agus Solikhin, serta Komandan KRI Panah-626, Letkol Laut (P) Yudha Himawan, M.Tr.Opsla.
Komandan KRI Panah-626, Letkol Laut (P) Yudha Himawan, menegaskan bahwa kehadiran unsur TNI AL di wilayah operasi tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan dan keamanan laut, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat pesisir sebagai mitra strategis dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
"Selain melaksanakan tugas pengamanan wilayah, kami juga menjalankan perintah dari Komandan Guspurla Koarmada III dan melaporkan pelaksanaan tugas kepada Panglima Koarmada III. Salah satu fokus kegiatan kami adalah menjalin hubungan yang baik dengan para nelayan dan masyarakat pesisir," ujarnya.
Menurutnya, masyarakat pesisir memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung terciptanya keamanan laut sekaligus menjaga kelestarian sumber daya kelautan.
Karena itu, kolaborasi antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat harus terus diperkuat agar mampu menghadirkan wilayah maritim yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dengan cakupan penerima manfaat yang lebih luas pada masa mendatang.
"Ke depan kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, bahkan mencapai 100 hingga 200 kepala keluarga," ungkapnya.
Yudha menambahkan, menjaga keamanan laut bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai garda terdepan di kawasan pesisir.
"Kami berharap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan masyarakat maritim terus terjalin dengan baik. Kami juga berharap para nelayan semakin solid, semakin sejahtera, serta terus memanfaatkan sumber daya laut secara bertanggung jawab demi menjaga keberlanjutan ekosistem laut Indonesia," pungkasnya.
Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, TNI Angkatan Laut menegaskan bahwa operasi militer di laut tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah dan penegakan kedaulatan negara, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pendekatan humanis ini diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat pesisir sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga wilayah maritim Indonesia.
(APRI)

Social Header