![]() |
Operasi yang berlangsung pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIT itu dilakukan di depan kantor JNT, Jalan Trikora, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual. Aksi penindakan tersebut sempat menjadi perhatian warga yang berada di sekitar lokasi karena berlangsung secara cepat dan terukur.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sepasang suami istri (pasutri) yang diduga hendak mengambil paket yang dicurigai berisi narkotika jenis sabu. Keduanya langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Markas Polres Tual.
Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Hamid Mahu, membenarkan adanya penindakan tersebut.
"Benar, kami telah mengamankan sepasang suami istri yang diduga akan menjemput paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujar Iptu Hamid Mahu saat dikonfirmasi.
Menurut keterangan kepolisian, pengungkapan kasus ini merupakan hasil koordinasi dan penyelidikan intensif yang dilakukan dalam operasi gabungan antara BNNP Maluku, Bea Cukai Tual/Maluku Tenggara, dan Polres Tual.
Paket yang menjadi sasaran pengawasan diketahui dikirim melalui jasa ekspedisi JNT dengan tujuan wilayah Kota Tual.
Hingga berita ini diterbitkan, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap asal-usul paket, jaringan yang terlibat, serta kemungkinan adanya pelaku lain yang berkaitan dengan pengiriman tersebut.
Polres Tual menegaskan bahwa penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Barang bukti yang diduga narkotika tersebut akan menjalani pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kandungan serta beratnya sebelum proses hukum dilanjutkan.
Keberhasilan operasi gabungan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Maluku, khususnya Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.
Aparat juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.
MALRA-NEWS.ID akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga proses penyidikan selesai dan identitas para pelaku diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.
(APRI)

Social Header