![]() |
Kegiatan tersebut mengambil titik start di Lapangan Wakatran dan berakhir di Lapangan Upacara Ngurmasyamlim. Ribuan langkah pelajar mewarnai jalur lomba sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus momentum menanamkan nilai nasionalisme, kedisiplinan dan kebersamaan sejak usia dini.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya satuan pendidikan yang ambil bagian. Untuk tingkat SD, peserta berasal dari SD Negeri 1 Elat sebanyak 3 regu, SD Dit Rahareng 1 regu, SD Negeri Lerohoilim 2 regu, MIN 2 Malra 1 regu, SD Naskat Watuar 1 regu, SD Kristen Yamtel 1 regu, SD Naskat Wulurat 2 regu, serta SD Inpres 2 Elat 2 regu.
Sementara tingkat SMP diikuti SMP Negeri 1 Elat sebanyak 6 regu, SMP Harangur 1 regu dan SMP Bombai 4 regu. Sedangkan tingkat SMA diikuti SMAK Katlarat 2 regu, SMA Aliyah 1 regu, SMA Negeri 1 Elat 8 regu dan SMA Kristen Yamtel 1 regu.
Lomba gerak jalan bukan sekadar ajang perlombaan. Di balik barisan yang rapi dan langkah yang serempak, tersimpan pesan penting tentang disiplin, kekompakan, kerja keras dan cinta tanah air. Para pelajar Kei Besar menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup dan tumbuh kuat di tengah generasi muda.
Keterlibatan TNI melalui Koramil 1503/02 Elat dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah, satuan pendidikan dan masyarakat dalam membangun karakter generasi muda.
Dengan semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” dan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan, pelajar Kei Besar menjadikan peringatan HUT RI ke-81 bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi sebagai ruang untuk memperkuat persatuan dan menumbuhkan rasa bangga sebagai anak bangsa.
Dari Lapangan Wakatran menuju Lapangan Ngurmasyamlim, langkah para pelajar Kei Besar menjadi simbol bahwa semangat Indonesia terus berjalan—dari generasi ke generasi.

Social Header