![]() |
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut mengambil titik start di Mako Lanud Dominicus Dumatubun Langgur dan berakhir di Taman Landmark Larvul Ngabal, Kota Langgur. Jalan santai ini bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi menjadi penanda dimulainya rangkaian besar peringatan kemerdekaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, BUMN, BUMD, para kepala organisasi perangkat daerah, TNI-Polri, camat, kepala ohoi, hingga para peserta didik dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK.
Kehadiran lintas elemen tersebut memperlihatkan bahwa peringatan HUT ke-81 RI di Maluku Tenggara tidak hanya ditempatkan sebagai agenda seremonial pemerintahan, tetapi sebagai momentum untuk membangun kebersamaan dan menghidupkan kembali semangat nasionalisme di tengah masyarakat.
Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI Kabupaten Maluku Tenggara, Clemens Welafubun, S.Pd., dalam laporannya menegaskan bahwa panitia telah mematangkan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian peringatan berjalan maksimal.
Menurut Clemens, terdapat dua agenda utama yang menjadi fokus persiapan, yakni pelaksanaan upacara penaikan dan penurunan bendera pada 17 Agustus 2026 serta berbagai kegiatan pendukung untuk menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Untuk pelaksanaan upacara, sebanyak 30 putra-putri terbaik dari SMA dan SMK se-Kabupaten Maluku Tenggara telah terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Mereka kini menjalani latihan intensif di halaman upacara Kantor Bupati Maluku Tenggara.
“Persiapannya sudah sampai 90 persen,” ujar Clemens dalam laporannya.
Latihan Paskibra tersebut melibatkan personel TNI dan Polri sebagai pelatih. Selain itu, panitia juga telah menyiapkan berbagai agenda pendukung, termasuk taptu, syarah dan pemberian remisi yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan.
Tak Sekadar Seremoni, Kebersihan Jadi Gerakan Bersama
Menariknya, rangkaian HUT ke-81 RI di Maluku Tenggara tidak hanya diisi dengan perlombaan dan kegiatan hiburan. Panitia juga mendorong gerakan kebersihan secara masif di seluruh wilayah.
Gerakan tersebut menyasar instansi pemerintah, instansi vertikal, BUMN, organisasi perangkat daerah, satuan pendidikan, puskesmas, rumah sakit, pustu hingga ohoi-ohoi.
Dalam beberapa hari terakhir, gerakan kebersihan juga diarahkan ke ruang-ruang publik, mulai dari pasar, ruas jalan, taman hingga sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Maluku Tenggara.
Pesannya jelas: menyambut kemerdekaan bukan hanya dengan memasang bendera, tetapi juga dengan menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.
184 Regu Siap Ramaikan Gerak Jalan Indah
Setelah jalan santai, masyarakat Maluku Tenggara akan disuguhkan dengan berbagai perlombaan rakyat yang dikemas sederhana namun sarat semangat kemerdekaan.
Sejumlah lomba yang telah disiapkan antara lain makan kerupuk, pancing botol, balap karung, yel-yel antarlembaga, panjat pinang, tarik tambang antar-OPD dan instansi, hingga senam anak Indonesia.
Salah satu agenda yang diprediksi menjadi magnet masyarakat adalah lomba gerak jalan indah yang akan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026.
Sebanyak 184 regu telah terdaftar untuk mengikuti perlombaan tersebut, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK hingga kategori umum.
Jumlah peserta yang mencapai ratusan regu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dan lembaga pendidikan dalam menyambut momentum kemerdekaan.
Tidak berhenti di situ, pada 14 Agustus akan digelar Kirab Merah Putih. Seluruh OPD, instansi vertikal, BUMN dan BUMD akan ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan nuansa merah putih sebagai simbol persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tour Kebangsaan, Cek Kesiapan Ohoi hingga Tanam Pohon
Rangkaian peringatan kemudian berlanjut pada 15 Agustus melalui agenda Tour Kebangsaan.
Kegiatan ini akan membawa rombongan berkeliling ke sejumlah desa atau ohoi di Kei Kecil untuk melihat secara langsung kesiapan masyarakat menyambut peringatan HUT ke-81 RI.
Bukan sekadar kunjungan, Tour Kebangsaan juga diarahkan untuk memastikan kesiapan lingkungan dan pemasangan atribut kemerdekaan di setiap ohoi.
Di sejumlah titik, kegiatan tersebut akan dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat serta penanaman pohon.
Langkah tersebut menjadi pesan penting di tengah kondisi musim kemarau, bahwa semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Bupati Diminta Buka Seluruh Rangkaian Kegiatan
Ketua Panitia Clemens Welafubun kemudian meminta Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun untuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi seluruh rangkaian kegiatan perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Dengan rangkaian agenda yang melibatkan pemerintah, TNI-Polri, instansi vertikal, dunia usaha, lembaga pendidikan hingga masyarakat umum, peringatan HUT ke-81 RI di Maluku Tenggara diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan semata.
Lebih dari itu, momentum kemerdekaan diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, gotong royong, kepedulian lingkungan, pelayanan kepada masyarakat serta meneguhkan kembali semangat kebangsaan dari pelosok ohoi hingga pusat pemerintahan Kabupaten Maluku Tenggara.
Merdeka bukan sekadar slogan. Di Maluku Tenggara, kemerdekaan dirayakan dengan bergerak, bersatu dan bekerja bersama.

Social Header