![]() |
Pembukaan lomba ditandai dengan pernyataan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di hadapan para peserta, panitia, dewan juri, serta tamu undangan yang hadir memeriahkan kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Maluku Tenggara, Nana Wulandari, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Maluku Tenggara, Victor E. Budhi Toffi, serta panitia penyelenggara, dewan juri, dan para peserta lomba.
Dalam sambutannya, Bin Raudha Arif Hanoeboen menegaskan bahwa Lomba Goyang Meti Kei bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, menggali potensi, serta menumbuhkan rasa percaya diri.
Menurutnya, anak-anak perlu diberikan ruang dan kesempatan yang luas untuk mengenali serta mengembangkan bakat yang mereka miliki. Karena itu, dukungan dari guru, tenaga kependidikan, dan pemerintah daerah sangat penting dalam mendorong tumbuhnya kreativitas generasi muda di Maluku Tenggara.
Ia juga mengapresiasi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta panitia penyelenggara yang telah melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan anak-anak dalam kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan ini menjadi awal bagi anak-anak kita untuk semakin menemukan dan mengembangkan bakat serta kreativitas mereka di waktu yang akan datang,” ungkapnya dalam sambutan.
Ia berharap seluruh rangkaian lomba dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan hiburan bagi masyarakat yang hadir menyaksikan penampilan para peserta.
Pada kesempatan tersebut, dewan juri yang akan bertugas selama rangkaian perlombaan turut diperkenalkan kepada peserta dan penonton. Ketiga juri tersebut yakni Kak Joe, Kak Andre, dan Kak Calvin. Perkenalan berlangsung meriah dengan sambutan dan tepuk tangan dari para hadirin.
Panitia juga memastikan kesiapan peserta dan operator sebelum kegiatan dimulai. Para peserta, termasuk anak-anak dari SD Naskah Matias 3 Langgur B, menyatakan kesiapan mereka untuk mengikuti perlombaan.
Berdasarkan informasi panitia, Lomba Goyang Meti Kei tingkat Sekolah Dasar (SD) yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026) diikuti sebanyak 41 peserta.
Selanjutnya, pada Rabu (21/10/2026), perlombaan dijadwalkan berlanjut untuk kategori tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan 32 peserta dan kategori umum sebanyak 21 peserta.
Pelaksanaan Lomba Goyang Meti Kei diharapkan menjadi salah satu daya tarik Festival Pesona Meti Kei 2026 sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan kreativitas, seni, dan budaya lokal.
Melalui kegiatan ini, Festival Pesona Meti Kei tidak hanya menjadi agenda hiburan bagi masyarakat dan pengunjung, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta turut memeriahkan potensi pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara.
Wartawan: Th.

Social Header