![]() |
LANGGUR,MALRA-NEWS.ID — Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Mujibah di Ohoi Selayar, Kecamatan Manyeuw, Kamis (8/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malra menegaskan bahwa pembangunan Masjid Al-Mujibah tidak boleh dimaknai hanya sebagai pembangunan sebuah bangunan fisik. Lebih dari itu, masjid diharapkan menjadi pusat kehidupan keagamaan sekaligus ruang untuk memperkuat persaudaraan masyarakat.
Menurut Thaher, peletakan batu pertama merupakan momentum untuk membangun komitmen bersama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang religius, rukun dan harmonis.
“Yang dibangun bukan hanya masjid, tetapi juga persaudaraan,” menjadi pesan utama yang disampaikan Bupati dalam kesempatan tersebut.
Masjid Diharapkan Hidupkan Umat
Bupati berharap Masjid Al-Mujibah nantinya tidak hanya berdiri megah, tetapi benar-benar hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Masjid, kata dia, harus dapat dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan akhlak generasi muda, kegiatan sosial serta berbagai aktivitas keagamaan lainnya.
Ia juga mengingatkan agar jangan sampai pembangunan fisik masjid selesai, tetapi aktivitas jamaah justru tidak berjalan.
Karena itu, masyarakat Ohoi Selayar diharapkan sejak awal ikut mengambil bagian dalam proses pembangunan hingga nantinya menghidupkan masjid tersebut setelah selesai dibangun.
Perkuat Nilai Ain Ni Ain
Dalam pesannya, Thaher turut mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga nilai Ain Ni Ain sebagai salah satu falsafah kehidupan masyarakat Kei.
Menurutnya, pembangunan masjid harus menjadi sarana memperkuat kebersamaan, bukan menjadi sumber perbedaan.
Ia mengajak seluruh masyarakat, baik tua maupun muda, untuk memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Kontribusi tersebut tidak hanya berupa materi, tetapi juga tenaga, pikiran, doa dan kepedulian.
“Berbeda pandangan itu biasa, tetapi jangan berbeda dalam persaudaraan,” pesannya.
Generasi Muda Harus Dilibatkan
Bupati juga menaruh perhatian terhadap keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan aktivitas Masjid Al-Mujibah.
Menurutnya, generasi muda merupakan penerus kehidupan masyarakat sehingga harus diberikan ruang untuk terlibat dalam kegiatan keagamaan, sosial dan kemasyarakatan.
Ia berharap masjid tersebut ke depan dapat menjadi tempat tumbuhnya generasi yang memiliki pemahaman agama, akhlak yang baik serta tetap memegang teguh nilai-nilai adat dan budaya Kei.
Bangun Masjid, Bangun Kebersamaan
Pembangunan Masjid Al-Mujibah diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Ohoi Selayar untuk semakin memperkuat gotong royong dan kebersamaan.
Bupati mengajak seluruh masyarakat menyelesaikan setiap persoalan melalui musyawarah serta tetap menjadikan nilai agama dan adat sebagai pedoman.
“Jaga kekompakan, jaga persaudaraan. Jaga adat. Jaga masjid. Dan jaga kampung ini sebagai rumah bersama,” pesan Thaher
Dengan semangat kebersamaan tersebut, pembangunan Masjid Al-Mujibah diharapkan bukan hanya menghasilkan sebuah rumah ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan sosial, keagamaan dan persaudaraan masyarakat di Ohoi Selayar.

Social Header