Breaking News

Bupati Thaher Serahkan 8 Rumah di Weduar, Negara Hadir Pulihkan Harapan Warga ‎

 

WEDUAR, MALRA-NEWS. ID – Kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama mereka yang terdampak bencana dan membutuhkan tempat tinggal yang layak. Komitmen itulah yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui penyerahan delapan unit rumah relokasi kepada warga di Ohoi Weduar, Selasa (27/10/2026).

‎Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. M. Thaher Hanubun, menyerahkan langsung delapan unit rumah tipe 36 yang dibangun melalui program relokasi rumah Tahun Anggaran 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih aman dan layak.

‎Penyerahan rumah tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memulihkan kehidupan warga terdampak bencana. Rumah yang layak merupakan kebutuhan dasar sekaligus tempat bagi keluarga untuk membangun kembali harapan dan menata masa depan.

‎“Ini adalah wujud kehadiran pemerintah. Rumah adalah tempat tumbuhnya keluarga dan harapan baru,” demikian penegasan Thaher mengenai pentingnya penyediaan hunian bagi masyarakat.

‎12 Unit Rumah untuk Tiga Ohoi

‎Program relokasi rumah Pemkab Maluku Tenggara mencakup 12 unit rumah tipe 36 yang tersebar di tiga ohoi, yakni delapan unit di Ohoi Weduar, tiga unit di Ohoi Ohoirenan, dan satu unit di Ohoi Ohoiel.

‎Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Maluku Tenggara, Syarafudin Madubun, menjelaskan bahwa penyerahan rumah dilakukan secara bertahap.

‎Tiga unit rumah di Ohoi Ohoirenan telah diserahkan pada 5 September 2026, sedangkan satu unit di Ohoi Ohoiel diserahkan oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara. Penyerahan delapan unit di Ohoi Weduar dilakukan langsung oleh Bupati pada 27 Oktober 2026.

‎Delapan Warga Terima Rumah Relokasi

‎Delapan warga Ohoi Weduar yang menerima manfaat program tersebut adalah Welem Somnaikubun, Elson Somnaikubun, Jhon Fatubun, Etikus Hukubun, Agustina Tumatora, Saul Rumatora, Lamartji Rumatora, dan Martinus Rumatora.

‎Bantuan hunian ini diharapkan memberikan rasa aman bagi keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi awal baru setelah menghadapi dampak bencana.

‎Program tersebut menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur dan bangunan yang berdiri, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

‎Pemerintah hadir bukan hanya untuk membangun rumah, tetapi juga untuk memulihkan harapan. Sebab, di balik setiap rumah yang berdiri, ada keluarga yang membutuhkan rasa aman, kehidupan yang lebih baik, dan masa depan yang layak.

‎Melalui program relokasi ini, Pemkab Maluku Tenggara diharapkan terus memastikan bahwa pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh warga.

‎Wartawan: Th.Pohwain

© Copyright 2022 - malra-news.id